Jalur Militer: Intelijen

Konspirasi Tingkat Tinggi dalam Pembunuhan Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi, seorang wartawan veteran yang sangat kritis dan diduga banyak menyimpan rahasia Kerajaan Arab Saudi, dinyatakan hilang saat memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Khashoggi akhirnya diketahui telah dibunuh oleh agen intelijen Riyadh di dalam kedutaan tersebut. (Foto: Chris McGrath / Getty Image via inquisitr.com)
"Saya meninggalkan rumah saya, keluarga saya dan pekerjaan saya dan saya menyuarakan pandangan saya dengan tegas. Jika tidak melakukannya sama saja dengan mengkhianati orang-orang yang dipenjara. Saya bisa bersuara, sementara banyak orang lain tidak bisa."
ISTANBUL -- Dunia internasional dikejutkan dengan pembunuhan wartawan veteran Arab Saudi. Jamal Khashoggi dibunuh saat mengurus surat-surat di konsulat Saudi di Istanbul tanggal 2 Oktober lalu dan tidak pernah tampak keluar lagi.

Pemerintah Saudi yang selama dua pekan terakhir menyangkal akhirnya mengonfirmasi bahwa wartawan tersebut tewas di konsulat. Riyadh mengklaim Khashoggi tewas setelah berkelahi dengan sejumlah orang yang ditemuinya di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan pemerintah Turki memiliki rekaman suara dan video yang menurut mereka membuktikan bahwa Khashoggi dibunuh di dalam konsulat Saudi saat ia hilang.

Pejabat AS dan Turki dilaporkan mengatakan rekaman itu menunjukkan tim keamanan Saudi menahan Khashoggi saat ia mengambil dokumen untuk kelengkapan pernikahannya. Arab Saudi menyanggah terlibat dalam hilangnya Khashoggi. Lalu siapa sebenarnya Jamal Khashoggi sehingga bisa menimbulkan kehebohan atas kematiannya?

Jamal Khashoggi meniti karier sebagai seorang reporter ketika dia sudah berteman dengan Osama bin Laden, sampai kemudian menjadi pembangkang terkemuka Arab Saudi yang harus meninggalkan negaranya.

Sebelum hilang di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, keputusan Khashoggi untuk mengasingkan diri membuatnya harus membagi waktunya antara Amerika Serikat, Inggris dan Turki. Dari luar negeri, dia menyebarkan pandangan kritis terhadap pemerintah Saudi lewat kolomnya di koran Amerika Serikat, Washington Post, dan akun Twitternya yang sangat populer dengan lebih 1,6 juta pengikut.

Pria berumur 59 tahun ini memulai kariernya sebagai wartawan di Arab Saudi setelah lulus dari sebuah universitas Amerika di tahun 1985. Selama bekerja di koran al-Madina di tahun 1990-an, dia banyak menulis tentang milisi berhaluan Islam yang pergi ke Afghanistan untuk melawan invasi Soviet.

Rekaman CCTV merekam Jamal Khashoggi memasuki Kedutaan Besar Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki. Khashoggi pergi ke konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus surat keterangan perceraian dengan mantan istrinya. (Foto: AFP/Getty Images)
Dia beberapa kali mewawancarai Osama bin Laden, yang dia katakan telah dikenalnya sejak masih muda. Saat itu bin Laden belum menjadi tokoh yang dikenal di Barat sebagai pemimpin al-Qaida. Khashoggi mengunjungi bin Laden di gua-gua pegunungan Tora Bora, selain mewawancarainya di Sudan pada tahun 1995.

Beberapa tahun kemudian, Khashoggi sendiri diwawancarai media Jerman, Der Spiegel pada tahun 2011 terkait dengan hubungannya dengan Osama bin Laden. Khashoggi mengakui telah menyebarkan pandangan bin Laden di masa lalu dengan menggunakan cara tidak demokratis seperti menyusupi sistem politik atau menggunakan kekerasan untuk membebaskan dunia Arab dari rezim korup.

Sejak saat itu, wartawan ini menjadi salah satu pemikir progresif yang paling banyak menyatakan pandangan tentang negaranya. Khashoggi sering dikutip media Barat sebagai seorang ahli radikalisme Islam.

Dia juga dipandang sebagai salah satu orang yang berada di dalam lingkaran dalam sistem Saudi karena banyak mengenal orang penting. Ia juga bergaul dengan keluarga kerajaan.

Khashoggi bekerja di sejumlah media Arab dan saluran TV, memulai karier sebagai wartawan asing sampai menjadi pemimpin redaksi. Tetapi dia harus dua kali meninggalkan pekerjaannya di koran al-Watan, di tahun 2003 dan 2010, karena tulisannya yang kritis terhadap kelompok Islam yang mendominasi Arab Saudi, pendukung Salafisme yang dikenal akan pemahaman agama yang ketat.

Di antara tahun-tahun itu, Khashoggi meninggalkan Saudi untuk menjadi penasihat media Pangeran Saudi, Turki al-Faisal, mantan pemimpin intelijen yang menjadi duta besar Saudi untuk Inggris dan kemudian untuk AS. Tahun 2010, miliarder Saudi, Alwaleed bin Talal menugaskan Jamal Khashoggi untuk memimpin stasiun TV barunya yang bermarkas di Bahrain.

Ketika pergolakan Arab pecah, Khashoggi berpihak pada kelompok oposisi yang mendesak perubahan di Mesir dan Tunisia. Pandangannya sangat bertolak belakang dengan kebijakan resmi Kerajaan Saudi, yang memandang pemberontakan Arab sebagai ancaman.

Hatice Cengiz, warga Turki dan tunangan Jamal Khashoggi, memberi tahu pemerintah Turki bahwa Khashoggi hilang. (Foto: EPA)
Wartawan veteran ini lalu pergi ke AS pada bulan September 2017. Khashogi menuduh pemimpin de-facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, telah menindas para pemrotes.

"Saya meninggalkan rumah saya, keluarga saya dan pekerjaan saya dan saya menyuarakan pandangan saya dengan tegas. Jika tidak melakukannya sama saja dengan mengkhianati orang-orang yang dipenjara. Saya bisa bersuara, sementara banyak orang lain tidak bisa. Saya bisa mengatakan Mohammed bin Salman bertingkah laku seperti Putin. Dia menerapkan hukum dengan sangat berpihak,"  tulisnya lewat kolomnya di Washington Post.

Berikut sejumlah fakta mengenai konspirasi pembunuhan Jamal Khashoggi yang dilakukan Arab Saudi:

1. Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Selama 15 Menit

The New York Times merilis laporan yang menyebut tubuh jurnalis 60 tahun itu dipotong-potong tim algojo Saudi pada 2 Oktober lalu, di dalam Konsulat Saudi di Istanbul. Pihak berwenang Turki mengklaim memiliki bukti bahwa dia dibunuh oleh 15 orang yang terbang dengan jet pribadi.

Menurut laporan New York Times, Dr Salah al-Tubaigy, seorang ahli autopsi yang belajar di Glasgow pada tahun 2004, merupakan salah satu tersangka dalam tim algojo yang dituduh menyiksa dan membunuh Khashoggi. Tubaigy yang dijuluki sebagai "Dr Death (Dokter Maut)," disebut memutilasi hidup-hidup Khashoggi dalam tujuh menit pembunuhan. Sedangkan proses mutilasi rampung dalam 15 menit dengan menggunakan gergaji tulang.

Bagian tubuh wartawan itu kemudian dibungkus oleh tim algojo. Mereka beraksi dengan mendengarkan musik. Musik itu dibutuhkan agar mereka tidak mendengar jeritan. Sumber investigator Turki yang mendengarkan rekaman audio dari momen-momen terakhir wartawan tersebut. Sumber mengatakan, jeritan keras terdengar, namun berhenti ketika wartawan itu diduga disuntik dengan zat yang tidak diketahui.

"Ketika saya melakukan pekerjaan ini, saya mendengarkan musik. Anda harus melakukan itu juga," bunyi suara yang diduga suara Tubaigy dalam rekaman yang dimiliki tim investigator Turki.

2. Raja Salman Perintahkan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Pangeran Arab Saudi yang membangkang, Khalid bin Farhan al-Saud, menuding Raja Salman bin Abdulaziz yang memerintahkan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi. Ia juga menyebut Putra Mahkota, Mohammad bin Salman adalah pelaksana dari perintah tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi DW Jerman, Pangeran bin Farhan menggambarkan Raja Salman sebagai penguasa agak tiran yang menggunakan kekerasan karena ia tidak memiliki pengalaman politik.

Rekaman kamera pengawas yang diambil pada 2 Oktober menunjukkan seorang pria yang diidentifikasi oleh pejabat Turki sebagai Maher Abdulaziz Mutreb di luar Konsulat Saudi di Istanbul sebelum penulis Jamal Khashoggi menghilang. Maher Abdulaziz Mutreb sering menjadi pendamping putra mahkota Saudi Arabia dan diduga menjadi salah satu eksekutor pembunuhan Jamal Khashoggi. (Foto: AP)
"Tapi, sayangnya, dia adalah penguasa. Ketika dia menjadi raja, dia menerapkan metode yang serupa dengan yang dia gunakan ketika dia menjadi gubernur Provinsi Riyadh. Seandainya Khashoggi terbunuh, para pembunuh akan menerima otorisasi langsung dari kepala negara," katanya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (19/10/18).

Namun, bin Farhan menambahkan, Raja Salman hanyalah sebuah fasad sekarang. "Perintah itu pasti telah dieksekusi oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman,” ujarnya. Pangeran bin Farhan juga menyebut kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, ke Riyadh dan pertemuannya dengan Mohammed bin Salman, menjadi upaya untuk menjaga Putra Mahkota dalam posisi.

Pasalnya, MBS sangat penting bagi pemerintahan Donald Trump karena beberapa alasan, termasuk keuangan dan urusan militer. Pangeran Bin Farhan yang kini mengasingkan diri di Jerman tersebut, menggambarkan MBS sebagai kesempatan bagi pemerintahan AS saat ini karena dia dapat dengan mudah dikontrol dan dimanipulasi.

3. Pengeran Mohammad bin Salman Bertugas "Membersihkan"

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), telah ditunjuk untuk memimpin komite tingkat menteri yang bertugas merestrukturisasi badan intelijen. Keputusan untuk menunjuk MBS untuk memimpin proses restrukturisasi datang setelah Raja Salman mengeluarkan dekrit yang memecat wakil direktur badan intelijen, Ahmed bin Hassan bin Mohammed Asiri.

Raja Salman juga telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan beberapa perwira dan menunjuk yang baru dalam badan intelijen utama Kerajaan Arab Saudi. Langkah-langkah baru, yang diduga bertujuan untuk memastikan lebih banyak "transparansi" dalam struktur intelijen yang sangat rahasia.

"Badan intelijen sedang dirombak sepenuhnya dari kepentingan publik, perintah Raja Salman. Oleh karena itu komite akan ditugaskan untuk merancang struktur administratif dan hierarkis baru untuk memastikan fungsi yang tepat dan penentuan tanggung jawab dalam agen mata-mata," kutip Russia Today dari kantor berita SPA, Sabtu (20/10/18).

4. Menantu Donald Trump Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Anggota Kongres Amerika dari kubu Demokrat mengkonfirmasikan keterlibatan menantu Presiden AS di pembunuhan Jamal Khashoggi. Joaquin Castro, anggota Kongres AS dari kubu Demokrat saat diwawancarai CNN mengatakan, Menantu Trump, Jared Kushner dengan mencantumkan nama Jamal Khashoggi di list musuh Arab Saudi terlibat di pembunuhan wartawan tersebut.

Menurut Castro, Jared Kushner dengan bantuan agen intelijen memberikan list tersebut kepada Mohammad bin Salman dan pangeran mahkota Arab Saudi ini bertindak sesuai dengan list yang ia terima. Anggota Kongres dari kubu Demokrat ini menuntut penyidikan lebih lanjut terhadap petinggi intelijen Amerika di kasus ini.

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman dan Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner. (Foto: parstoday.com)

Inilah Tujuh Badan Intelijen Paling Ditakuti dan Terkuat di Dunia

Sejarah mencatat gerakan spionase di berbagai belahan dunia telah melahirkan sejumlah badan intelijen paling terkuat dan ditakuti di dunia. Hingga kini pertarungan dalam dunia spionase menjadi semakin sengit, guna menjatuhkan para lawannya masing-masing.(Foto: dw.com)
Jalurmiliter.com -- Aksi memata-matai musuh atau gerakan spionase merupakan salah satu strategi perang paling tertua di dunia. Perkembangan peradaban manusia membuat tindakan dan gerakan spionase juga semakin canggih dan sangat rumit. 

Badan intelijen berfungsi sebagai analis dan pengumpul infromasi rahasia guna mengamankan kepentingan negara. Selain peran tersebut, intelijen juga dapat membantu negara mengatasi berbagai masalah keamanan.

Aksi spionasse bukan melulu menangani masalah perang, namun agen mata-mata juga bertanggung jawab untuk mengamankan negara dari gangguan internal maupun eksternal yang dapat merugikan stabilitas negara baik secara ekonomi maupun politik. 


Badan intelijen harus bisa melindungi kerahasiaan sebuah negara, baik program persenjataannya, strategi perang, melindungi dokumen-dokumen rahasia negara, dan lain sebagainya.

Tugas di atas menunjukkan bahwa peran sebagai seorang agen mata-mata bukanlah pekerjaan mudah. Jika informasi sensitif dan bersifat rahasia sampai bocor, maka boleh jadi negara sedang berada dalam kondisi berbahaya. 


Bahkan, tidak jarang seorang agen harus menyamar dan menyelinap masuk ke negara lain atau tempat tertentu demi mencari informasi. Berikut profil tujuh badan intelijen terbaik dan paling ditakuti di dunia:

1. Inter-Service Intelligence (ISI)
 
ISI adalah agen intelijen utama Pakistan yang didirikan pada 1948. Badan rahasia ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan informasi keamanan nasional yang dinilai sensitif. Bahkan, ISI juga bertugas untuk membantu Pemerintah Pakistan.

Simbol Badan Intelijen Pakistan, Inter-Service Intelligence (ISI). (Gambar: Istimewa)
Menurut American Crime News, ISI ditempatkan pada urutan pertama sebagai badan intelijen terbaik dan terkuat di dunia. Badan intelijen yang berpusat di Shahrah-e-Soharwardi, Islamabad, ini adalah satu dari tiga agen yang sangat terkenal di Pakistan, yaitu Intelligence Bureau (IB) dan Military Intelligence (MMI). ISI sendiri merupakan otak utama di balik terbentuknya negara Pakistan.

2. Federal Security Service (FSB)


Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia (FSB), adalah badan keamanan utama dari Federasi Rusia. Agen rahasia ini merupakan penerus dari badan utama intelijen lama yang bernama USSR’s Commitee of State Security (KGB). FSB yang dibentuk pada 1995 memiliki tugas melakukan aktivitas intelijen, kontra-terorisme, dan peningkatan keamanan serta pertahanan.

FSB memiliki setidaknya 250 ribu personil yang terdiri dari agen penyamaran, petugas rahasia dan mata-mata asing. Peran utama FSB adalah untuk melawan segala kejahatan dalam negeri, aksi teror, penyelundupan narkoba dan kekerasan keamanan internal lainnya. Musuh terberat FSB adalah CIA.

3. Central Intelligence Agency (CIA)

 
Negeri Paman Sam memilki empat badan intelijen negara yaitu Central Intelligence Agency (CIA), United States National Security Agency (NSA), Defense Intelligence Agency (DIA), dan Federal Bureau of Investigation (FBI). Dari empat badan rahasia tersebut, CIA adalah badan intelijen yang terkenal dan menonjol di AS.

Kantor pusat Central Intelligence Agency (CIA) di Amerika Serikat.(Foto: Istimewa)
CIA yang didirikan pada 1947 sempat dianggap sebagai badan intelijen paling canggih di dunia. Fungsi utama CIA adalah untuk memperoleh dan menganalisis data mengenai warga asing dan melakukan operasi bawah tanah berdasarkan arahan dari Presiden AS. Kantor CIA terletak di Langley, Virginia.

4.
Iran Ministry of Intelligence


Iran memiliki badan intelijen paling rahasia di dunia. Meskipun Iran memiliki Kementerian Intelijen Negara, tapi hingga kini tidak diketahui badan intelijen manakah yang paling berperangaruh dalam menggerakkan aksi spionase negara tersebut.

Pendapat terkuat menganggap bahwa pasukan Garda Revolusi Iran aktor utama dalam aksi spionase Iran. Namun, hal ini menjadi terbantahkan karena Garda Revolusi Iran hanyalah pasukan paramiliter yang terpisah dari tiga matra tentara reguler Iran.

Sedikit informasi yang diketahui publik mengenai badan intelijen Iran hanyalah saat direktur keamanan program nuklir negara itu memuji badan intelijen karena berperan melindungi program tersebut dari upaya sabotase. Iran untuk pertama kalinya membeberkan sedikit informasi tentang struktur dinas rahasianya dalam sebuah majalah Kementerian Intelijen, yang diterbitkan pada ulang tahun ke-30 kementerian tersebut.

Simbol Kementerian Intelijen Negara, Republik Islam Iran. (Gambar: Istimewa)
Menurut artikel majalah itu yang berjudul “30 Years of Silent Devotion” (Pengabdian Diam-Diam 30 Tahun), Menteri Intelijen Mahmoud Alavi memimpin sebuah dewan koordinasi yang memantau 16 lembaga. Garda Revolusi, pasukan militer terkuat Iran, secara terpisah memimpin dua badan intelijen lain.

Kehebatan Badan Intelijen Iran adalah meski mendapat serangan bertubi-tubi dari Amerika Serikat, Israel dan NATO, dengan mengirimkan ratusan ribu para agennya ke Timur Tengah, dan menyerang sistem pertahanan dan reaktor nuklir Iran dengan berbagai macam virus canggih, Iran mampu membendungnya dan bahkan melakukan serangan balik yang lebih merusak dan menghancurkan.

Iran membalas serangan dunia maya terhadap fasilitas nuklirnya itu dengan mempercanggih kemampuannya. Iran secara berkala mengumumkan penangkapan tersangka mata-mata atau pelaku sabotase fasilitas nuklirnya. 


Iran juga beberapa kali mengumumkan para ilmuwannya menemukan dan menjinakkan virus komputer sebelum mengakibatkan kerusakan serius. Setidaknya hingga kini belum ada satu negara terkuatpun yang mampu menembus sistem pertahanan intelijen Iran, bahkan walau hanya sekadar melumpuhkannya.

5. Secret Intelijen Service (MI6) 


Agen rahasia dari Inggris Secret Intelijen Service  yang lebih dikenal dengan MI6, dibentuk sebelum Perang Dunia I. Pada saat itu, pembentukan agen rahasia ini bertujuan untuk memantau aktivitas Pemerintah Jerman. Markas utama MI6 disebut dengan SIS Building terletak di Vauxhall Cross, London.

Selama ini, MI6 telah terlibat dalam berbagai konflik khususnya pada abad 20-21. Kendati demikian, badan ini tidak diakui hingga 1994. MI6 memiliki tanggungjawab untuk memantau dan memata-matai aktivitas teror, organisasi, dan negara-negara baik secara internal maupun eksternal yang dapat mengancam keamanan negara.

6. Bundesnachrichtendienst (BND) 


Agen mata-mata Jerman yang dikenal dengan nama Bundesnachrichtendienst (BND) ini, didirikan menjelang Perang Dunia II. BND dibentuk untuk memata-matai strategi dan rencana musuh yang mengancam keamanan Jerman. Kantor BND sendiri terletak di Pullach dekat Munich.
Salah satu markas Badan Intelijen Jerman yang sangat dirahasiakan keberadaanya. (Foto: Istimewa)
Untuk mendukung aktivitas BND, Pemerintah Jerman mengeluarkan dana fantastis hingga miliaran dolar. Dana tersebut akan digunakan BND untuk membeli perangkat teknologi modern guna memantau musuh yang dapat membahayakan kepentingan negara. BND pernah mendapatkan gelar sebagai badan intelijen terbaik dan terorganisasi di dunia. Kendati demikian, tujuan utama dibentuknya badan intelijen ini adalah untuk menangkal isu-isu sensitif.

7. Mossad

 
Badan intelijen Israel, Mossad merupakan salah satu badan intelijen tertua di dunia. Mossad sudah berdiri sejak tahun 1938, dan menjadi embrio lahirnya pergerakan zionisme internasional. Mossad juga sudah terlibat dalam era perang dunia II, terutama ikut menyerang kekuatan Nazi Jerman.

Mossad dianggap momok bagi dunia Arab. Sepak terjangnya dalam mengacak-acak sejumlah negeri membuatnya diakui sebagai salah satu dinas intelijen terbaik dan tersukses di dunia. Keberhasilan terbesar Mossad tentu saja mampu menginvasi bangsa Palestina, meskipun mendapatkan dukungan hampir seluruh negara Arab saat itu.

Mossad mulai dibentuk menjadi badan intelijen resmi oleh Perdana Menteri Israel David ben Gurion pada 1 April 1951, untuk melindungi bangsa Yahudi dari ancaman musuh-musuh mereka terutama Mesir, Iran, Suriah dan Hizbullah saat itu. Mossad berkantor pusat di Tel Aviv. Pada 1980-an, personilnya diperkirakan berjumlah 1500-2000 orang. Secara tradisional, direkturnya selalu dirahasiakan.

Simbol Badan Intelijen Israel, Mossad. (Gambar: Istimewa)